Manusia di Dunia Hanya Sementara. Manusia tinggal di dunia hanya untuk waktu yang singkat. Di sini, ia akan diuji, dilatih, kemudian meninggalkan dunia menuju kehidupan akhirat di mana ia akan tinggal selamanya. Harta benda serta kesenangan di dunia, walaupun diciptakan serupa dengan yang ada di akhirat, sebenarnya memiliki banyak kekurangan
Jangan Resah, Kita Hanya Sementara Hidup di Dunia. BincangSyariah.Com – Hidup di dunia pasti menemukan banyak ujian kehidupan. Banyak manusia yang jadi resah dan gundah gulana lantaran hidupnya tak semulus jalan tol, bahkan ada sebagian manusia yang dari kerikil kehidupan tersebut ia jatuh dan tak bisa bangkit lagi.
Oleh itu, apa jua yang diberikan kepada kamu, maka ia hanyalah nikmat kesenangan hidup di dunia ini sahaja, dan (sebaliknya) apa yang ada di sisi Allah (dari pahala hari akhirat) adalah lebih baik dan lebih kekal bagi orang-orang yang beriman dan yang berserah bulat-bulat kepada Tuhannya (Asy-Syuraa:36) Lumrah manusia, kita tidak pernah berasa
Jika di dunia kita tidak mendapat keadilan seperti yang diharapkan, ingatlah ada keadilan di akhirat sana. Dunia hanya sebentar cuma. Keseronokannya pun hanya sebentar cuma. Hanya syurga yang kekal selamanya. Waallahua’lam. Nota: Penulis hanya menceritakan sebahagian kecil dan secara ringkas keadaan dan suasana yang berlaku. Ia tidak
Senangnya merupakan kesenangan yang menipu, sedihnya merupakan kesengsaraan sementara. Itulah di namakan kehidupan di alam fana. Sungguh berbeda dengan kehidupan sejati dan abadi di akhirat nanti. Barang siapa senang, maka ia akan selamanya senang (Ya Allah, masukkanlah kami ke dalam golongan ini). Barang siapa menderita, maka ia akan menderita
7CLbN.
dunia hanya sementara akhirat kekal selamanya